Tim Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Kelompok Studi Kelautan (KSK Biogama) Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada telah mengembangkan program SEAVORA, dengan fokus pada inovasi produk nori berbahan Ulva yang menerapkan prinsip zero waste dan pemasaran digital. Program ini telah dijalankan sekitar lima bulan bersama Ibu-ibu pedagang kelompok Sayuk Rukun di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Gunungkidul, sebagai kelompok sasaran. Inisiasi ini lahir dari mahasiswa untuk mendiversifikasi olahan pangan berbasis Ulva sp., mengingat Ulva merupakan salah satu komoditas laut di sepanjang pantai Gunungkidul yang pemanfaatannya masih belum optimal.
Melalui program SEAVORA, tim PPK Ormawa KSK Biogama juga meningkatkan kapasitas dan keterampilan digital marketing dan mendorong penerapan sistem ekonomi berkelanjutan dengan prinsip zero waste. Tim PPK Ormawa mengembangkan tiga kegiatan unggulan, yaitu produksi nori tabur dan nori lembaran berbahan Ulva, pengolahan limbah produksi menjadi pupuk cair organik (biofertilizer), serta penjualan produk berbasis digital. Program SEAVORA menjadi salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa UGM dan masyarakat untuk mewujudkan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam memberikan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Emas. Harapannya, program pengembangan nori dari Ulva tidak hanya menjadi produk unggulan baru dari masyarakat Kalurahan Kemadang tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi yang berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
