Hamemayu Hayuning
Bawono
Situs Warisan Geologi Hutan Wanagama Kawasan hutan di bagian utara Geopark Global UNESCO Gunung Sewu ini berfungsi sebagai pendidikan, lokasi pembibitan, dan uji coba genetika tumbuhan. Hutan konservasi di pinggir Sungai Oyo ini dikelola oleh FakultasKehutanan, Universitas Gadjah Mada sejak tahun 1964. Penghutanan kembali bentangalam kars yang rusak di daerah ini berhasil merehabilitasi lahan kritis… Selengkapnya »WANAGAMA GEOFOREST
Situs Warisan Geologi Hutan Turunan Hutan konservasi di ujung barat kawasan Geopark Global UNESCO GunungSewu ini dikelola oleh masyarakat setempat. Keragaman hayati hutan cukuptinggi, dan jati menjadi salah satu tumbuhan endemi Kars Gunung Sewu.Pematang pebukitan batugamping yang terpatahkan dan ditoreh oleh Sungai Oyo menyuguhkan pemandangan yang mempesona. Forest conservation in the westernmost of Gunung Sewu… Selengkapnya »TURUNAN GEOFOREST
Situs Warisan Geologi Bentang Alam Kars Mulo dan Gua Ngingrong Lembah-kering Mulo yang berlereng terjal (gorge), yang dasarnya ditempati oleh sungai musiman (berair hanya pada musim hujan), merupakan lembah-buntu yang berujung pada sistem perguaan. Gejala karstifikasi-lanjut di daerah peralihan antara Plato Wonosari dan Gunung Sewu ini menghasilkan gua-gua dan dolina-runtuhan, yang mulajadinya dipengaruhi oleh struktur… Selengkapnya »GEOSITE NGINGRONG
Situs Warisan Geologi GEJALA KARS BAWAH PERMUKAAN LUWENG COKRO Luweng (gua tegak) Cokro adalah salah satu fenomena kars bawah-permukaan di antara ratusan gua yang terdapat di kawasan Kars Gunung Sewu. Pintu masuknya berupa lubang sempit, yang dapat dituruni dengan tali. Gua yang berkembang pada batugamping Formasi Wonosari ini terbentuk setelah batugamping terangkat dari dasar laut… Selengkapnya »GEOSITE LUWENG COKRO
Situs Warisan Geologi Pantai Baron-Kukup-Krakal Deretan pantai berpasir putih sepanjang belasan kilometer dengan panoramanya yang indah ini dibatasi oleh bukit-bukit batu gamping yang mencirikan Karst Gunung Sewu. Fenomena pensesaran dapat diamati di Pantai Baron dan Sepanjang. Di Baron terdapat mata air besar, titik keluaran sungai bawah tanah yang berasal dari deretan luweng selatan Semanu.Celah batuan… Selengkapnya »GEOSITE PANTAI BARON-KUKUP-KRAKAL
Situs Warisan Geologi Air Terjun Srigetuk dan Gua Arkeologi Ngerancang Kencono Sungai yang berasal dari ketinggian pematang batugamping memotong tebing batuan membentuk air terjun, sebelum akhirnya bermuara di Sungai Oyo. Tebing batuan adalah bidang sesar yang arahnya sejajar dengan sungai utama. Lembah terjal yang dibentuk oleh Sungai Oyo membentuk gorge. Air terjun ini terbentuk pada… Selengkapnya »GEOSITE SRIGETUK
Situs Warisan Geologi Lembah Kering Purba Sadeng Lembah kering Sadeng adalah bagian selatan dari sistem lembah purba yang memotong batu gamping Formasi Wonosari. Setiap kelurusan segmen lembah dipengaruhi oleh struktur geologi, yang secara keseluruhan memfasilitasi morfogenesis lembah. Lembah sungai yang terbentuk pada permulaan zaman kuarter, bersamaan dengan terjadinya zaman es Riss ini mengalami pengeringan menjelang… Selengkapnya »GEOSITE SUNGAI PURBA SADENG
Situs Warisan Geologi Pantai Siung Wediombo Pantai Siung-Wediombo tidak hanya indah, tetapi juga menarik dari aspek geomorfologi. Bentang alamnya dipengaruhi oleh sesar dan kekar. Batuan gunungapi tua di bagian timur pantai Siung yang tersesarkan diterobos oleh retas andesit-basal. Singkapnya menerus ke timur hingga Pantai Wediombo. Pantai Siung bagian barat disusun oleh batuan yang berbeda, yaitu… Selengkapnya »GEOSITE PANTAI SIUNG WEDIOMBO
Situs Warisan Geologi Kompleks Lubang Runtuh Kalisuci Dimulai dari Gua Suci, deretan lubang runtuh Glatikan-Mburi Omah Grubug membentuk kelurusan sepanjang 2 km. Kelurusan ini dipengaruhi oleh sesar utara timur laut – selatan barat daya. Lembah dalam bertebing terjal (gorge) sebelum Gua Suci adalah gawir sesar yang menyingkapkan batugamping berlapis. Starting from the Sacred Cave, the… Selengkapnya »GEOSITE KALISUCI
Situs Warisan Geologi Luweng Jomblang Lubang runtuh yang mempunyai kedalaman sekitar 40 m dan garis tengah 50 m ini terbentuk setelah batugamping Formasi Wonosari terangkat dari dasar laut sekitar 1.8 juta tahun lalu. Larutan yang membentuk lubang tegak Jomblang berlangsung selama ratusan ribu tahun. Dasar luweng ditempati oleh sungai bawah tanah yang bersifat musiman. Kajian… Selengkapnya »GEOSITE LUWENG JOMBLANG
Situs Warisan Geologi Sendimen Laut Pertengahan Miosen Tengah – Formasi Sambi Pitu Sekitar 20 juta tahun lalu, laut yang agak dalam di selatan gunung api yang menghasilkan Formasi Nglanggeran merupakan tempat pengendapan batupasir, batulempung, serpih dan batupasir gampingan. Lereng bawah laut yang tidak stabil sering menyebabkan terjadinya pelengseran tumpukan endapan, sehingga sedimen bersifat turbidit. Pada… Selengkapnya »GEOSITE KALI NGALANG
Situs Warisan Geologi Fenomena Kars Bawah Permukaan Gua Pindul Fenomena kars bawah permukaan Gua Pindul adalah sebuah gua tembus, yang merupakan sisa lorong gua yang mengalami peruntuhan. Pembentukan gua dikendalikan oleh patahan dan retakan batuan, yaitu beberapa saat setelah batugamping berlapis Formasi Oyo terangkat dari dasar laut sekitar 1,8 juta tahun lalu. Sungai permukaan yang… Selengkapnya »GEOSITE GUA PINDUL
Situs Warisan Geologi Kegunungapian Purba Nglanggeran Gunung api yang pernah aktif sekitar 20 juta tahun yang lalu atau akhir Miosen Awal di daerah Gunungkidul bagian utara menghasilkan runtuan tebal batuan gunungapi seperti breksi gunungapi, aglomerat, dan lava bersusunan andesit basal. Batuan selanjutnya terkekarkan, tersesarkan, dan terkikis sebelum akhirnya membentuk morfologi pebukitan terbongkahkan. Situs warisan geologi… Selengkapnya »GEOSITE NGLANGGERAN