Libur natal dan tahun baru sebentar lagi akan datang, persiapan – persiapan menyambut libur tahun baru terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul. Prediksi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi – destinasi wisata di Gunungkidul harus dibarengi dengan kesiapan petugas serta sarana dan prasarana di lapangan. Untuk itu Dinas Pariwisata Gunungkidul mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Rapat dihadiri oleh perwakilan dari masing – masing instansi seperti Polres Gunungkidul, Kodim, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, SAR, Satlinmas, Ditlantas Polda DIY, Satpol PP, dan beberapa perwakilan dari kapanewon.
Karena tahun ini adalah masa yang “spesial” yaitu masa pandemi covid19 maka kesiapan fasilitas penunjang protokol kesehatan di destinasi wisata harus diperhatikan. Dalam rapat, Dinas Pariwisata menyampaikan bahwa saat ini hampir semua destinasi wisata di Gunungkidul sudah melaksanakan simulasi / ujicoba operasional terbatas sesuai dengan protokol kesehatan. Sarana untuk cuci tangan wastafel sejumlah sudah disediakan / dibangun, di kawasan destinasi yang berasal dari anggaran pemkab , bantuan dari pusat, provinsi dan swadaya masyarakat ( pelakuwisata ).
Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah adanya potensi kemacetan antrean kendaraan pasti ada, karna adanya proses pendataan pengunjung, walaupun sudah ada upgrade system, dari pendataan konvensional menjadi pendataan secara online dengan adanya aplikasi Visiting Jogja tetapi potensi ini sangat mungkin terjadi. Untuk itu akan dilaksanakan koordinasi dengan mitra asosiasi pariwisata. Sebelum dilaksanakan pengamanan hari libur Nataru akan dilaksanakan pengecekan kesiapan terlebih dahulu, mulai dari pengecekan kelapangan, fasilitas yang mendukung penerapan protokol kesehatan maupun yang akan mendukung lancarnya lalu lintas nantinya. Daya tampung masing – masing destinasi wisata pada libur Nataru kali ini tetap 50% .
