Semarak seni tanaman hias terpancar di Lapangan Demang Wonopawiro, Kalurahan Piyaman, saat perhelatan Handayani Bonsai Fest #1 resmi dibuka pada Rabu, 18 Juni 2025. Pameran bonsai berskala nasional ini menampilkan sebanyak 708 tanaman bonsai dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara pembukaan dilakukan oleh Bupati Gunungkidul yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Drs. Wahyu Nugroho, M.Si, dan didampingi oleh Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho, S.P, M.Si, serta Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana, S.Si, M.Si.
Dalam sambutannya, Drs. Wahyu Nugroho menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Sementara itu, Oneng Windu Wardana menuturkan harapannya agar bonsai dapat berkembang menjadi salah satu identitas dan daya tarik khas Kabupaten Gunungkidul, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap seni tanaman miniatur ini.
Pembukaan pameran ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbolisasi dimulainya kegiatan, yang dilanjutkan dengan sesi pemilihan bonsai terfavorit pilihan Bupati (yang diwakili staf ahli) dan Paniradya Pati DIY.
Tak hanya menjadi ajang pameran, kegiatan ini juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekonomi Kreatif untuk sub sektor seni rupa bonsai. Bimtek ini menghadirkan Aris Eko Nugroho, S.P sebagai narasumber, bersama dengan Ketua PPBI (Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia) Pusat, guna memperkuat kapasitas pelaku kreatif dalam pengelolaan dan pemasaran bonsai.
Pameran bonsai ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 24 Juli 2024, memberikan waktu yang cukup panjang bagi masyarakat dan wisatawan untuk menikmati keindahan serta keunikan dari ratusan bonsai yang dipamerkan.
