Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang ekonomi kreatif subsektor seni pertunjukan, Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif Program PIWK pada hari Rabu–Kamis, 8–9 Juli 2026 bertempat di Balai Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan anggota kelompok seni Reog dari Padukuhan Keruk 4dan Padukuhan Sangen, Kalurahan Banjarejo.
Pelatihan dikemas dalam bentuk workshop seni pertunjukan dengan fokus pada pengembangan seni Reog Gunungkidul sebagai salah satu kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif daerah. Narasumber berasal dari pegiat subsektor seni pertunjukan ekonomi kreatif Kabupaten Gunungkidul yang telah berpengalaman dalam pelestarian dan pengembangan seni tradisional.
Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai gerak tari Reog Gunungkidul, yang meliputi teknik dasar, penguatan karakter gerakan, ekspresi, serta kekompakan dalam penampilan kelompok. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai iringan musik, mencakup harmonisasi alat musik, tempo, serta sinkronisasi antara penari dan pengrawit untuk menghasilkan pertunjukan yang lebih menarik dan berkualitas.
Pada hari kedua, workshop dilanjutkan dengan materi pengelolaan kelembagaan atau kelompok seni. Materi ini membahas pentingnya tata kelola organisasi, pembagian peran dalam kelompok, penyusunan program kerja, hingga strategi menjaga keberlangsungan kelompok seni melalui regenerasi anggota, penguatan jejaring, dan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi pertunjukan.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik dan simulasi pertunjukan sehingga dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta maupun narasumber, sehingga menambah wawasan dalam mengembangkan seni pertunjukan sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok seni Reog di Padukuhan Keruk 4 dan Sangen semakin berkembang, memiliki kemampuan yang lebih baik dalam aspek artistik maupun pengelolaan organisasi, serta mampu berperan aktif dalam melestarikan seni budaya lokal sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gunungkidul.
