Lompat ke konten

Pelatihan Ekonomi Kreatif Sub Sektor Bonsai

  • oleh

Kegiatan Pelatihan dilaksanakan pada hari Kamis–Jumat, 21–22 Mei 2026 bertempat di Balai Kalurahan Wonosari, Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pegiat bonsai, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat yang memiliki minat dalam pengembangan seni dan budidaya bonsai. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan peserta dalam pengelolaan bonsai sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki nilai seni dan nilai ekonomi tinggi.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman di bidang bonsai, yaitu Turistyo dengan materi Ilmu Botani Bonsai, Cholis Mustofa yang menyampaikan dua materi tentang Penjualan Bonsai Kontes dan Budidaya Bonsai, serta Haryono dengan materi Kriteria Pohon dan Penilaian Pohon Kontes.

Dalam pemaparannya, Turistyo menjelaskan dasar-dasar ilmu botani bonsai, mulai dari karakter tanaman, teknik perawatan, pertumbuhan akar dan batang, hingga pemahaman mengenai kesehatan tanaman agar bonsai dapat tumbuh dengan baik dan memiliki nilai estetika tinggi. Materi ini memberikan pemahaman penting kepada peserta tentang teknik dasar dalam membentuk bonsai yang berkualitas.

Cholis Mustofa menyampaikan materi mengenai strategi penjualan bonsai kontes serta teknik budidaya bonsai yang baik dan berkelanjutan. Peserta diberikan wawasan mengenai peluang usaha bonsai, cara meningkatkan nilai jual tanaman, hingga strategi pemasaran bonsai agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai teknik pembibitan, perawatan, dan pembentukan bonsai yang memiliki potensi untuk mengikuti kontes.

Sementara itu, Haryono menjelaskan tentang kriteria pohon bonsai yang baik serta sistem penilaian dalam kontes bonsai. Materi ini membahas unsur estetika, keseimbangan bentuk, karakter batang, perakaran, hingga keserasian keseluruhan pohon yang menjadi aspek utama dalam penilaian bonsai kontes. Peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman selama kegiatan berlangsung.

Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan keterampilan dan kreativitas dalam pengembangan bonsai sehingga dapat menjadi peluang usaha ekonomi kreatif yang bernilai tinggi sekaligus mendukung berkembangnya komunitas bonsai di Gunungkidul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *