Merdeka belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Pembelajaran dalam Kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan seperti persyaratan kemampuan, permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kinerja, target dan pencapaiannya.
Desa wisata Nglanggeran menjadi salah satu lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan salah satu program MBKM melalui program magang yang diikuti oleh 9 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2022 sampai dengan 15 Februari 2022. M. Arif Aldian, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul bersama dengan Lurah Nglanggeran, dan Dukuh setempat berkesempatan mempresentasikan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul (18/01) di pendopo Kali Song Gunung Api Purba. Dalam kesempatan tersebut disampaikan Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi wisata yang lengkap baik wisata alam (gunung, bukit, goa, hutan hingga laut), wisata budaya (kesenian tradisional) dan wisata buatan.
Selain itu Kabupaten Gunungkidul juga memiliki warisan Gunungsewu UNESCO Global Geopark yang mencakup 3 geo area (Gunungkidul, Pacitan dan Wonogiri), 33 geosite (13 Geosite Gunungkidul, 13 Geosite Pacitan dan 7 Geosite Wonogiri). Salah satu geosite di Gunungkidul yaitu geosite Gunung Api Purba Nglanggeran. Kalurahan Nglanggeran memiliki Desa Wisata Nglanggeran yang pada tahun 2021 mendapatkan penghargaan sebagai salah satu Desa Wisata terbaik dunia berdasarkan hasil penilaian dari UNWTO. “Adik-adik mahasiswa bisa belajar banyak di desa wisata Nglanggeran baik dalam hal pengelolaan destinasi wisata, membangun CBT hingga pemanfaatan tehnologi informasi dan adik-adik yang memiliki latar belakang Geologi juga bisa belajar sejarah terbentuknya gunung api purba Nglanggeran” imbuh M. Arif Aldian.
