Aneka ragam kuliner lezat dapat ditemui ketika berkunjung ke Gunungkidul. Masyarakat banyak memiliki masakan khas turun temurun dari leluhurnya. Salah satu hidangan istimewa dan khas yang dimiliki Gunungkidul adalah masakan kicikan yang terbuat dari daging dan jerohan sapi atau kambing. Kicikan dimasak dengan bumbu racikan masyarakat Gunungkidul dengan sensasi rasa gurih berpadu dengan manis. Sampai saat ini masakan ini masih digemari oleh masyarakat Gunungkidul yang tinggal ataupun yang sudah merantau. Jika ingin mencicipi sensasi masakan kicikan , anda dapat datang ke pasar tradisional karangmojo yang hanya berjualan pada hari tertentu yaitu pasaran “pahing” dalam kalender jawa. Keunikan lain yang membuat masakan ini spesial, hidangan disajikan dengan nasi hangat berpadu dengan pedasnya sambal bawang dan dibungkus menggunakan daun jati. Apabila berminat untuk mencicipi silahkan datang ke pasar pagi – pagi, karena sesampainya disana anda akan menemui antrian panjang penggemar kicikan.
A variety of delicious culinary can be found when you visiting Gunungkidul. Many people have typical cuisine from generation to generation from their ancestors. One of the special and distinctive dishes that is owned by Gunungkidul is “kicikan” cuisine made from meat and innards cow or goat. “Kicikan” cooked cooked with spices of society Gunungkidul with with the sensation of savory flavors sweetly combined. Until now this dish is still popular by the people who live or who have wander to other area. If you want to taste the sensation of “kicikan”, you can come to traditional market of karangmojo which only sell on certain day that is market “pahing” in java calendar. Another uniqueness that makes this special cuisine, dishes served with warm rice combined with spicy onion sauce and wrapped using teak leaves. If you are interested to taste please come to the market early in the morning, because when you get there you will find a long queue of kicikan fans.

sangat menarik