Kabupaten Gunungkidul masuk dalam jaringan Gunung Sewu Unesco Global Geopark yang terdiri dari 3 Kabupaten diantaranya, Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan. Geopark adalah kawasan geografis dimana situs-situs warisan geologis menjadi bagian dari konsep perlindungan, pendidikan dan pembangunan berkelanjutan secara holistik . Pengembangan geopark berpilar pada Aspek konservasi , Aspek edukasi , Aspek pengembangan nilai ekonomi lokal melalui kegiatan pariwisata . Tujuan dari geopark adalah untuk mengeksplorasi, mengembangkan dan memuliakan hubungan antara warisan geologi dan semua aspek lain dari warisan alam, budaya dan intangible di kawasan tersebut. Geopark Gunungsewu memiliki 33 Geosite diantaranya 13 Geosite Gunungkidul, 13 Geosite Pacitan dan 7 Geosite Wonogiri.
Salah satu fungsi geopark adalah dalam pengembangan ekonomi , salah satunya dengan menjadikan geosite sebagai geowisata . Tiga belas Geosite di Gunungkidul telah dikembangkan sebagai geowisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Dengan dikembangkannya kawasan geosite berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat disekitar. Geowisata ini dikelola oleh masyarakat sekitar dalam kelompok sadar wisata ( pokdarwis ). Pengelola geowisata ini membentuk Forkom ( Forum Komunkasi ) yang secara berkala melaksanakan pertemuan. Pada Rabu, 17 Februari 2021 bertempat di Telaga Jonge Semanu Gunungkidul Forkom Geosite melaksanakan kegiatan pertemuan. Pertemuan ini sekaligus membahas mengenai persiapan revalidasi di Tahun 2023 serta kedepan akan dimunculkan konsep geopark pada wisata edukasi.
