Wonosari, 20 Februari 2025 – Forkom Desa Wisata 2025 yang diadakan di Sanggar Omahku Wacana Tirtomoyo, Kalurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, berhasil menarik 60 peserta yang terdiri dari 30 Ketua Desa Wisata dan perwakilan dari masing-masing desa wisata. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama antara pengelola desa wisata dan pemerintah daerah dalam rangka pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Carik Karangrejek, mewakili Lurah Karangrejek, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Wisata Karangrejek sebagai tuan rumah. Meskipun desa mereka baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Penetapan sebagai Desa Wisata, mereka bangga dapat menyelenggarakan kegiatan Forkom ini.
Ketua Forkom Desa Wisata menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Kalurahan dan pengelola desa wisata untuk menciptakan pariwisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Diharapkan, kerjasama ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian alam serta budaya lokal.
Sementara itu, Sub Koordinator Kelembagaan Bidang Pengembangan Destinasi Wisata yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah Kalurahan dan pengelola Desa Wisata. Desa Wisata, menurutnya, merupakan sektor yang menjadi fokus pembangunan yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Lebih lanjut, Sub Koordinator Kelembagaan Bidang Pengembangan Destinasi Wisata menambahkan bahwa Pemerintah Kalurahan diharapkan dapat lebih aktif dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut terlibat dalam sektor pariwisata. Ini mencakup peran serta masyarakat dalam kegiatan wisata, seperti menjadi pemandu wisata, mengelola homestay, atau menawarkan produk lokal yang dapat meningkatkan pengalaman wisatawan. Hal ini, kata dia, akan berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
Forum ini juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman bahwa Desa Wisata bukan hanya sekadar tempat tujuan wisata, tetapi juga sebagai destinasi yang menawarkan paket wisata lengkap, bukan hanya tiket masuk. Dalam hal ini, desa wisata dapat menawarkan pengalaman budaya, kuliner, dan alam yang lebih mendalam, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengelola, masyarakat, dan pemerintah kalurahan.
Melalui kegiatan Forkom Desa Wisata ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih kuat antara seluruh pihak terkait dalam pengembangan pariwisata di Gunungkidul. Dengan kolaborasi yang baik, sektor pariwisata diharapkan dapat tumbuh lebih pesat, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar desa wisata.
