Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekonomi Kreatif Sub Sektor Fesyen dilaksanakan pada hari Senin, 11 Mei 2026 bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pelaku ekonomi kreatif sub sektor fesyen di Gunungkidul. Bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas, kreativitas, serta daya saing pelaku usaha fesyen lokal agar mampu berkembang dan mengikuti tren industri kreatif yang terus berkembang.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu Didik Warsito dan Kristiyanto selaku pelaku sekaligus penggiat ekonomi kreatif sub sektor fesyen di Gunungkidul. Dalam penyampaian materinya, narasumber memberikan wawasan mengenai pengembangan produk fesyen lokal, strategi pemasaran, inovasi desain, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengembangan usaha fesyen. Salah satu materi yang disampaikan yaitu pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses kreatif dan produksi fesyen, mulai dari pencarian inspirasi desain, pembuatan konsep visual, analisis tren pasar, hingga efisiensi proses produksi dan promosi produk melalui media digital.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik mordant instan pewarna alam sebagai salah satu inovasi dalam pengolahan produk fesyen ramah lingkungan. Materi ini membahas penggunaan bahan pewarna alami yang dipadukan dengan teknik mordant instan untuk menghasilkan warna kain yang lebih kuat, tahan lama, serta memiliki nilai estetika tinggi. Melalui materi tersebut diharapkan pelaku fesyen lokal mampu menghadirkan produk yang tidak hanya kreatif dan modern, tetapi juga mendukung konsep keberlanjutan dan pemanfaatan bahan alami lokal.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan karena materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kebutuhan pelaku usaha fesyen saat ini. Melalui pelaksanaan bimtek ini diharapkan pelaku ekonomi kreatif sub sektor fesyen di Gunungkidul semakin berkembang, mampu menciptakan produk yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
