GUNUNGKIDUL – Handayani Bonsai Fest #2 digelar di Kabupaten Gunungkidul sebagai pameran dan kontes bonsai berskala nasional. Kegiatan ini diikuti oleh pecinta dan komunitas bonsai dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 647 pohon bonsai dipamerkan dalam kegiatan yang diikuti peserta dari 41 wilayah atau cabang. Peserta berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa. Rincian total Kelas Bonsai dari kelas Bahan sebanyak 421 pohon, kelas Pratama sebanyak 162 pohon, kelas Madya sebanyak 33 pohon, dan kelas Utama sebanyak 31 pohon.
Diantara keseluruhan pohon yang mengikuti kontes, sebanyak 145 pohon (kelas bahan), 40 pohon (kelas pratama), 7 pohon (kelas madya), dan 2 pohon (kelas utama) merupakan pohon karya masyarakat Kabupaten Gunungkidul. Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan pohon pada 29–30 Agustus 2026, dilanjutkan dengan display pada 31 Agustus–1 September 2026. Selanjutnya, proses penjurian dilaksanakan pada 2–4 September 2026. Pembukaan resmi Handayani Bonsai Fest #2 dilaksanakan pada 5 September 2026, dan dilakukan seremonial potong pita oleh Bupati Gunungkidul Ibu Endah Subekti Kuntariningsih, S,E, M.P, yang sekaligus menandai dimulainya pameran telah dibuka untuk masyarakat umum hingga 8 September 2026.
Handayani Bonsai Fest #2 mengangkat empat aspek utama, yakni seni, pariwisata, ekonomi, dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan potensi seni bonsai Gunungkidul sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Kegiatan ini juga bertepatan dengan HUT Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) ke-47 dan didanai melalui Dana Keistimewaan (Danais).
