Lompat ke konten

Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif Program PIWK Sub Sektor Fesyen Digelar di Kalurahan Gombang

  • oleh

Dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelaku ekonomi kreatif, Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif Program PIWK Sub Sektor Fesyen pada hari Rabu–Kamis, 17–18 Juni 2026 bertempat di Balai Kalurahan Gombang, Kapanewon Ponjong. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari pelaku usaha fesyen, perajin, serta masyarakat yang memiliki minat dalam pengembangan produk kreatif berbasis tekstil.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber yang merupakan pegiat subsektor fesyen di Gunungkidul, yaitu Rosita Permata Sari, Kristiyanto, dan Didik Warsito. Kegiatan pelatihan dirancang dengan kombinasi materi teori dan praktik sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan produk fesyen kreatif.

Pada hari pertama, para narasumber menyampaikan materi mengenai pengembangan produk fesyen berbasis potensi lokal, tren industri fesyen, teknik pengolahan bahan tekstil, serta peluang usaha dan pemasaran produk fesyen kreatif. Peserta juga diberikan wawasan tentang pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menciptakan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar.

Selain itu, narasumber menjelaskan berbagai teknik dekorasi kain yang dapat dikembangkan menjadi produk fesyen bernilai ekonomi, termasuk pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi dan bahan produksi.

Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik dengan tema cetak daun pada kain (eco print). Dalam sesi ini peserta mendapatkan pendampingan langsung mulai dari proses pemilihan daun, penataan motif pada kain, teknik pengikatan, proses pengukusan, hingga menghasilkan motif alami yang unik dan memiliki karakter khas pada setiap lembar kain. Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengolah bahan alam menjadi produk fesyen yang memiliki nilai estetika tinggi serta ramah lingkungan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap tahapan praktik serta berdiskusi dengan narasumber mengenai teknik pengembangan produk dan peluang pemasaran hasil karya. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan baru dalam bidang fesyen kreatif sekaligus menciptakan produk berbasis kearifan lokal yang memiliki nilai jual.

Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif Program PIWK ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi masyarakat dalam subsektor fesyen, mendorong tumbuhnya wirausaha kreatif baru, serta memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat di Kabupaten Gunungkidul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *