Kegiatan Pembinaan Pengelola Geosite dalam Pengembangan Promosi Geopark dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2026 bertempat di ruang rapat Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga. Hadir sebagai narasumber anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Heri Nugroho, SS dan Suwignyo. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan geopark, khususnya pada geosite yang menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata berbasis lingkungan. Geosite sendiri merupakan situs warisan geologi yang memiliki nilai ilmiah, edukatif, dan estetika, serta menjadi bagian penting dalam cerita evolusi pembentukan suatu wilayah. Oleh karena itu, pengelolaan yang baik sangat diperlukan agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa merusak kelestarian alam.
Kegiatan pembinaan ini difokuskan pada dua aspek utama, yaitu perlindungan alam dan pengembangan destinasi wisata yang mulai mengalami penurunan daya tarik. Pada aspek perlindungan, peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari konsep geopark yang mengedepankan konservasi, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan. Pengelola geosite diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan wisata dan pelestarian lingkungan agar kawasan tetap terjaga.
Selain itu, dibahas juga tantangan pengembangan destinasi yang mulai meredup, di mana kurangnya promosi dan inovasi menjadi faktor utama menurunnya minat wisatawan. Oleh karena itu, pengelola didorong untuk lebih aktif melakukan promosi, baik melalui media digital maupun melalui kerja sama dengan pemerintah, komunitas, dan pelaku pariwisata.
Dalam sesi diskusi, para peserta juga menyampaikan berbagai masukan, seperti pentingnya kolaborasi antar pengelola dan stakeholder, serta perlunya sosialisasi kepada pelajar mengenai potensi wisata daerah. Kegiatan kunjungan langsung ke geosite juga dinilai efektif sebagai sarana edukasi dan promosi.
Secara keseluruhan, pembinaan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas pengelola, serta mendorong pengembangan geopark yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.Top of Form
