Lompat ke konten

Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata Berbasis SKKNI Profesi Fotografi di Kapanewon Saptosari

Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata Berbasis SKKNI Profesi Fotografi di Kapanewon Saptosari sukses diselenggarakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan pelaku dan kelompok fotografi di kawasan wisata Kapanewon Saptosari, sebagai upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor pariwisata, khususnya dalam bidang fotografi berbasis standar kompetensi nasional.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Sudjarwono, S.H. yang mengangkat tema “Standar Pelayanan Prima”. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya sikap profesional, komunikasi efektif, serta kemampuan memahami kebutuhan wisatawan sebagai bagian dari pelayanan fotografi yang berkualitas. Pelayanan prima dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kepuasan dan loyalitas wisatawan, terutama dalam industri jasa yang berbasis pengalaman seperti fotografi wisata.

Selanjutnya, Heri Sulistyo menyampaikan materi terkait “Bidang Kerja Fotografer dalam Kegiatan Kepariwisataan”. Ia menjelaskan bahwa peran fotografer tidak hanya sebatas mengambil gambar di kawasan pantai, tetapi juga mencakup berbagai aktivitas pariwisata seperti dokumentasi event, kegiatan outbound, paket wisata, hingga kerja sama dengan biro perjalanan wisata. Hal ini membuka peluang yang lebih luas bagi fotografer untuk mengembangkan profesinya secara profesional dan berkelanjutan.

Materi ketiga disampaikan oleh Sukriyanto selaku Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Gunungkidul dengan tema “Strategi Upselling dalam Meningkatkan Pendapatan dan Pengalaman Wisatawan”. Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa teknik upselling dapat diterapkan oleh fotografer dengan menawarkan paket tambahan seperti cetak foto eksklusif, video dokumentasi, atau konsep foto tematik. Strategi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pengalaman wisatawan selama berkunjung.

Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pelaku fotografi di kawasan Saptosari sehingga mampu bersaing dan memberikan layanan terbaik sesuai dengan standar SKKNI. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata Gunungkidul yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas SDM yang adaptif dan inovatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *