Lompat ke konten

Pendampingan Dinas Pariwisata DIY Monitoring dan Evaluasi Ekonomi Kreatif Subsektor DKV di SMK Negeri 1 Girisubo

  • oleh

Gunungkidul – Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan kegiatan pendampingan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ekonomi kreatif subsektor Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Negeri 1 Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, pada Jumat (6/1/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut dihadiri oleh Dinas Pariwisata DIY yang diwakili oleh Ibu Prima, Tenaga Ahli Monev dari unsur praktisi dan akademisi Bapak Alfi, pihak SMK Negeri 1 Girisubo, serta perwakilan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul.

Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat secara langsung peran pendidikan vokasi, khususnya kelas Desain Komunikasi Visual (DKV), dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif daerah. Dalam pemaparannya, SMK Negeri 1 Girisubo menyampaikan bahwa sekolah tersebut telah memiliki kelas DKV yang berpotensi besar dalam mencetak sumber daya manusia kreatif di bidang desain grafis, konten visual, dan branding.

Keberadaan kelas DKV dinilai strategis dalam mendukung kebutuhan subsektor ekonomi kreatif, terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata, desa wisata, dan pelaku UMKM ekonomi kreatif di Kabupaten Gunungkidul. Hasil karya siswa DKV memiliki peluang untuk dimanfaatkan dalam pengembangan materi promosi, konten digital, serta penguatan branding destinasi wisata.

Namun demikian, dalam diskusi juga disampaikan adanya kendala kewenangan, mengingat pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berada di bawah Pemerintah Provinsi. Kondisi ini menyebabkan masih terbatasnya ruang kolaborasi langsung antara Pemerintah Kabupaten dengan SMK, khususnya dalam hal fasilitasi program dan pemanfaatan hasil karya siswa. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pariwisata DIY bersama Tenaga Ahli Monev menekankan pentingnya sinergi lintas pemerintahan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghubungkan potensi SDM kreatif DKV di SMK dengan program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, sehingga hasil pembinaan pendidikan vokasi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung pemasaran dan pemanfaatan produk ekonomi kreatif DKV, khususnya untuk kebutuhan industri pariwisata dan pengembangan desa wisata di Kabupaten Gunungkidul. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, SMK Negeri 1 Girisubo dinilai memiliki potensi besar sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif Gunungkidul, dengan catatan diperlukan penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas kewenangan agar potensi tersebut dapat terintegrasi secara optimal dengan sektor pariwisata daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *