Lompat ke konten

Hari Kedua Famtrip “Jelajah Gunungkidul” 2025: Menjelajahi Pesona Bahari De Rocka, Budaya Jemparingan di Wunung Giri Selo, dan Konservasi Hutan di Wanagama Edu Forest

  • oleh

Gunungkidul, 16 November 2025 – Hari kedua Famtrip yang di ikuti oleh Dimas Diajeng Gunungkidul, yang menampilkan rangkaian kegiatan perjalanan wisata di Gunungkidul dari berbagai sisi seperti wisata bahari, Budaya, hingga Edukasi tentang konservasi Hutan. kegiatan dimulai pada pukul 06.00 dengan sarapan pagi di Resto Jungwok Blue Ocean, setelah sarapan peserta melakukan proses check out dan bersiap menuju destinasi pertama di hari kedua.

Destinasi pertama menuju De Rocka dengan menempuh perjalanan selama 30 menit, De Rocka merupakan wisata bahari yang menampilkan jernihnya air laut, panorama karang dan indahnya pasir putih, para peserta kegiatan Famtrip menikmati kegiatan yang bisa di lakukan di destinasi ini seperti bermain kano dan snorkeling, kegiatan ini sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari di Gunungkidul sebagai daya tarik utama.

Usai menikmati aktivitas laut dilanjutkan perjalanan menuju Wunung Giri Selo Kandha, destinasi ini bernuansa alam pegunungan yang menawarkan suasana tenang, udara sejuk, dan pesona khas perbukitan karst Gunungkidul. setibanya di lokasi, peserta menikmati makan siang sekaligus pengenalan Jemparingan, olahraga panahan tradisional Jawa yang mengutamakan ketenangan, fokus, serta filosofi keselarasan tubuh.

Setelah itu perjalanan berlanjut menuju Wanagama Edu Forest, merupakan sebuah kawasan hutan pendidikan yang menjadi bukti keberhasilan konservasi hutan di wilayah karst Gunungkidul. selama kegiatan peserta diajak menyusuri geosite wanagama, mengenali vegetasi khas, memahami sejarah pemulihan hutan, serta mempelajari manfaat ekologis yang kini dinikmati oleh masyarakat sekitar. kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan peserta mengenai aspek lingkungan, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya konservasi alam.

Menjelang sore, seluruh peserta kembali menuju ke kantor Dinas Pariwisata Gunungkidul sebagai titik akhir dalam rangkaian kegiatan Famtrip. kegiatan Famtrip ini ditutup dengan penuh kesan, dan juga membawa pemahaman baru bahwa Gunungkidul tidak hanya memiliki panorama alam yang indah tetapi juga memiliki kekayaan budaya serta potensi edukasi yang kuat dan Dinas Pariwisata Gunungkidul berharap para peserta memahami potensi wisata di daerah khususnya Gunungkidul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *