Lompat ke konten

Desa Wisata Pucung

  • oleh

Desa Wisata Pucung Dewi Purbo menawarkan perpaduan daya tarik alam, budaya, dan buatan yang memikat. Dari segi alam, ada salah satu dusun bernama Wota-Wati dimana matahari serasa terlambat bersinar dan tenggelam lebih cepat karena letak nya berada di sebuah lembah.  desa ini terletak di kawasan Geopark Gunungsewu dengan lembah Kampung Sungai Bengawan Solo Purba dan Hutan Rakyat yang asri. Dalam aspek budaya, desa ini kaya dengan tradisi seperti Rasulan/Bersih Desa, Gumbregan, Wiwitan Padi, serta ritual-ritual seperti Ngirim Padi dan Ruwatan. Daya tarik buatan meliputi Panggung Budaya Terbuka untuk acara seperti Wilujengan Nagari dan Kirab Nyadran Ki Joko Suro, serta tempat wisata lain seperti Kebun Buah Wotawati, Pemancingan Telaga Pucung, dan Pentas Seni Ledek di Telaga Wotawari. Kombinasi alam, budaya, dan atraksi buatan menjadikan Desa Pucung destinasi wisata yang lengkap dan menarik. Selain itu juga mempunyai tebing ngunggap yg dahulu kala sebagai penghasil walet terbesar di Gununungkidul hingga logo di Kabupaten Gunungkidul kanan kiri nya melambangkan burung wallet. Pada tahun 1984 seorang arkeolog ternama Junghuhn pernah datang ke tebing tersebut membuat lukisan sampai saat ini masih kita jumpai di laman pencarian Google. Pantai srakung yang masih asri dengan panomara pasir putih juga di miliki oleh desa wisata ini, Pantai Sadeng sebagai pelabuhan perikanan terbesar di DIY menjadi sarana penunjang ketika wisatawan ingin melihat aktivitas nelayan serta menikmati ikan segar yg di hadirkan para pedagang di sana.

https://www.instagram.com/desawisatapucung?igsh=MXViaGZsNjd3Y2xyYg==

https://www.dewipurbo.com/  Eko Sujarno 085777831267

Pucung Village in Gunung Kidul Regency, Yogyakarta, offers a captivating blend of natural, cultural, and man-made attractions. In terms of nature, the village is located within the Gunungsewu Geopark area, featuring the ancient Bengawan Solo River and lush Community Forests. Culturally, the village is rich in traditions such as Rasulan/Clean the village, Gumbregan, Wiwitan Padi, and various rituals like Ngirim Padi and Ruwatan. Man-made attractions include the Open Cultural Stage for events like Wilujengan Nagari and Nyadran Ki Joko Suro Cultural Parade, along with other tourist spots like the Wotawati Fruit Garden, Pucung Lake Fishing Pond, and the Ledek Art Performances at Wotawari Lake. This combination of natural beauty, rich culture, and creative attractions makes Pucung Village a comprehensive and appealing tourist destination.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *