Lompat ke konten

GELAR PESONA DESA WISATA 2024

  • oleh

Gelar Pesona Desa Wisata 2024 merupakan kegiatan yang dibiayai dari Dana Keistimewaan Tahun Anggaran 2024 melalui Program Penyelenggaraan Keistimewaan Yogyakarta Urusan Kebudayaan, Kegiatan Adat, Seni, Tradisi dan Lembaga Budaya, Sub Kegiatan Peningkatan Lembaga Wisata Budaya. Bentuk dari penyelenggaraan kegiatan ini berupa talkshow, pameran produk unggulan dan pertunjukan atraksi seni budaya. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 18-19 Mei 2024 hari Sabtu dan Minggu di Area Pantai Sundak, Sidoharjo, Tepus Gunungkidul.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul dan Kepala Bidang Urusan Kebudayaan, Paniradya Kaistimewan. Talkshow diadakan pada hari Sabtu tanggal 18 Mei 2024 di Pendopo Pantai Sundak dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Wisata dan Pokdarwis” adapun narasumber antara lain: O Windu Wardhana, S.Si., M.Si, selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Nugraha Wahyu Winarna, S.P., M.Sc. Selaku Kepala Bidang Urusan Kebudayaan, Paniradya Kaistimewan. Sugeng Handoko selaku peggiat desa wisata/ pengelola Desa Wisata Nglanggeran dan Yitno Purwoko S.E., M.Sc. selaku akademisi Pariwisata STIE Pariwisata API Yogyakarta. Peserta talkshow merupakan pegelola desa wisata dan anggota pokdarwis di Kabupaten Gunungkidul ini banyak mengemukakan mengenai keteraksesan Dana Keistimewaan untuk pengelolaan Desa Wisata, Bapak Nugraha Wahyu Winarna, S.P., M.Sc. berpesan bahwa kolaborasi dalam pemanfaatan Dana Keistimewan sangat diperlukan terlebih jika ide gagasan tersebut muncul dari kelompok masyarakat maka Paniradya Kaistimewaan akan sangat terbuka dalam menyambutnya.

Pameran produk unggulan berjumlah 46 stand yang diisi oleh desa wisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul dengan omzet kurang lebih 26 juta rupiah dan jumlah pengunjung mancapai 2000 orang. Dalam pertunjukan atraksi seni budaya terdiri dari 9 penampil yang berasal dari desa wisata Sidoharjo, Tepus, Nglanggeran, Katongan, Putat, Pacarejo, Bejiharjo dan Gari.  Harapan dari penyelenggaraan kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas SDM pengelola desa wisata dan anggota pokdarwis juga mempromosikan potensi unggulan dari masing-masing desa wisata ke khalayak masyarakat umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *