Wonosari, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul melalui Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata menggelar kompetisi Desain Motif Batik Khas Gunungkidul bagi masyarakat/ warga Gunungkidul dalam rangka menyambut World Tourism Day 2023.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Dispar Gunungkidul, Hari Susanto ingin mengenalkan potensi-potensi unggulan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gunungkidul serta meningkatkan branding Gunungkidul sebagai Kabupaten/Kota Kreatif. “Dispar Ingin mengembangkan kompetensi dan kreatifitas pelaku ekonomi kreatif, khususnya sub sektor Kriya melalui desain motif batik khas Gunungkidul,” tandas Hari Susanto.
Hari menambahkan, Kompetisi Desain Motif Batik ini telah dibuka sejak tanggal 1 s.d 11 September 2023 dan diikuti oleh 46 peserta.
“Yang menarik motif batik yang didaftarkan merupakan kreasi baru dan dapat diproduksi secara masal, jadi kedepannya kalau banyak peminat bisa langsung diperbanyak dengan model cap batik,” kata Hari lagi.
Pada Selasa (12/09/2023) diumumkan 10 besar yang berhak lolos mengikuti sesi presentasi dengan membawa motif batik yang diberi judul dan diimplementasikan pada media kain mori ukuran 1 meter.
Sementara Catur Ari Wibawa, koordinator tim Juri Kompetisi Motif Batik ini menyampaikan total peserta 46, semuanya warga Gunungkidul.
“Setelah dilakukan penilaian oleh tim juri, ditentukan 10 besar yang selanjutnya akan dinilai secara langsung di RM Bu Tiwi Tan Tlogo, Kamis (21/09/2023).
Selamat kepada pemenang 10 besar kompetisi desain motif batik, dengan daftar sebagai berikut
- Surahman Nilai 76,33
- Rekna indriyani 75,66
- Triyono 73,33
- Safa Arub Nadia 73,33
- Sardiono 71,33
- Marwanto 70,66
- Astuti Winingsih 68,66
- Irfan Budi Prasetya 67,33
- Nia Burhan nawan 66,66
- Supatmi 66,66
