Pada hari Selasa-Kamis tanggal 9-11 Agustus 2022, Dinas Pariwisata Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Destinasi Pariwisata. Penyelenggaraan kegiatan ini dimaksudkan agar dapat memberikan manfaat bagi pengelolaan Desa Wisata sehingga dapat optimal dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Kegiatan yang bertempat di Hotel Grand Senyum Yogyakarta ini diikuti oleh 40 orang peserta. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah perwakilan dari beberapa Desa Wisata yang berada di beberapa Kalurahan di Kabupaten Gunungkidul. Masing-masing Kalurahan mengirimkan peserta yang terdiri dari 1 orang ketua Desa Wisata, 1 orang perwakilan Desa Wisata, dan 1 orang Carik/Sekdes. Kalurahan yang mengikuti kegiatan ini yaitu Kalurahan Katongan, Kalurahan Banyusoco, Kalurahan Melikan, Kalurahan Ngestirejo, Kalurahan Girisuko, Kalurahan Candirejo, Kalurahan Kampung, Kalurahan Putat, Kalurahan Pacarejo, Kalurahan Bejiharjo, Kalurahan Tepus, dan Kalurahan Bendung.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan registrasi peserta kemudian acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Bidang Pemasaran Dan Kerjasama Pariwisata, Emi Nur Aini, S. E, M. Bus dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan pelatihan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Sulistiyono, S. H. Kemudian materi yang pertama disampaikan oleh Agus Mulyadi dengan tema Strategi Promosi Digital. Dilanjutkan dengan materi Pelayanan Prima di Destinasi Wisata oleh Dr. Ayu Helena Cornelia. Pelatihan hari pertama diakhiri dengan materi mengenai Story Telling yang disampaikan oleh Agung Purwandono.
Pelatihan hari kedua diawali materi dengan tema Tata Kelola Desa Wisata yang diampu oleh Destha Titi Rahardjana. Setelah itu dilanjutkan dengan materi mengenai Pengembangan Produk Desa Wisata oleh Yitno Purwoko, S.E, M.Sc dan diakhiri dengan diskusi serta praktek terkait tata kelola Desa Wisata yang dibimbing oleh Sugeng Handoko. Untuk jadwal di hari terakhir adalah kunjungan lapangan ke Desa Wisata Karangrejo, Kabupaten Magelang. Para peserta pelatihan mendapat edukasi mengenai pengelolaan UMKM yaitu pembuatan gula jawa dan keripik jamur, serta mendapat pengalaman berkeliling menikmati pemandangan dengan menggunakan mobil VW.