Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul kembali mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bidang Kepariwisataan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Terdapat 7 kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada tahun 2022 ini, salah satunya ialah Pelatihan Keamanan dan Keselamatan di Destinasi Wisata. Pelatihan ini diampu oleh Bidang Pengembangan Destinasi, khususnya Sub Koordinator Substansi Obyek Daya Tarik Wisata.
Kegiatan yang menitikberatkan pada destinasi wisata air tersebut dilaksanakan pada hari Selasa Kamis, 19-21 Juli 2022 bertempat di Hotel Dafam Fortuna Malioboro Yogyakarta. Peserta pelatihan kali ini menggandeng dari anggota SAR SATLINMAS Wilayah 1 dan Wilayah 2 DIY selaku garda terdepan destinasi wisata serta pengelola wisata berbasis air dengan resiko menengah-tinggi di Kabupaten Gunungkidul dengan jumlah total 40 peserta. Pelatihan tersebut berlangsung selama 3 hari dengan metode 2 hari inclass atau teori dan 1 hari outclass atau praktik lapangan. Adapun kegiatan lapangan akan dilaksanakan di destinasi wisata berbasis air yang memiliki resiko sama atau hampir sama dengan destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul.
Sesuai arahan dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, bahwa destinasi wisata air khususnya pantai selatan masih menjadi primadona bagi pengunjung, maka perlu adanya peningkatan kemampuan dan pemahaman pengelola maupun tim SAR dalam mengelola destinasi dan menjaga keamanan pengujung. Seperti yang tertuang dalam Sapta Pesona Pariwisata, dimana nomor satunya ialah rasa AMAN. Diharapkan setelah adanya pelatihan ini para peserta mampu mengimplementasikan sesuai lokasi bertugas masing-masing dan dapat memberikan pelayanan prima pada setiap pengunjung.
