Sebagai konsekuensi masuk dalam jaringan geopark global, UNESCO Global Geopark, Gunung Sewu UGGp wajib utk melakukan revalidasi setiap 4 tahun. Setelah predikat UNESCO Global Geopark diterima di Totori Jepang pada tahun 2015, tiba saatnya pada tahun 2019 UNESCO melakukan revalidasi kepada Gunung Sewu UGGp. Revalidasi bertujuan untuk konfirmasi pengembangan geopark, apakah masih berjalan dnegan baik sesuai dokumen pengajuan dan menilai dampak geopark kepada lingkungan , social ekonomi dan pendidikan. Revalidasi yang dilakukan oleh 2 asesor UNESCo dari Spanyol dan Portugal telah dilaksanakan pada Bulan Juli 2019 dan menghasilkan keputusan bahwa Gunung Sewu UGGp dinyatakan berhasil dan tetap menyandang predikat Global Geopark. Penyerahan sertifikat sedianya akan dilakukan pada konferensi Geopark Dunia di Jeju Korea Selatan 2020 yang dibatalkan karena alasan pandemic COVID-19.
Bersamaan dengan kunjungan kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas di Kabupaten Gunungkiudl pada hari rabu, 14 Oktober 2020, Menteri selaku Sekretaris KNGI (Komite Nasional Geopark Indonesia) menyerahkan sertifikat revalidasi kepada 3 Bupati yaitu Bupati Gunungkiudl, Pacitan dan Wonogiri.
