Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi berdampak hampir disetiap sector kehidupan. Tidak terkecuali sektor Pariwisata. Dampak yang paling dirasakan adalah turunnya jumlah wisatawan serta tenaga kerja terdampak yang dirumahkan sementara. Menyikapi hal tersebut, KEMENPAREKRAF melalui Program BISA mencoba memberikan Stimulus kepada tenaga kerja Pariwisata terdampak untuk melaksanakan kegiatan Padat Karya diobyek wisata.
Program BISA merupakan program padat karya suatu obyek wisata untuk menerapkan 4 Poin utama dari Program BISA yaitu, Bersih, Indah, Sehat, dan Aman. KEMENPAREKRAF menyalurkan dukungan berupa honor tenaga, bahan material serta alat bagi pelaku usaha pariwisata disekitar lokasi obyek wisata. Kegiatan pembersihan, memperindah, menyiapkan kelengkapan sehat dan keamanan akan dikerjakan oleh pelaku usaha pariwisata disekitar lokasi.
Jum’at 10 Juli 2020 KEMENPAREKRAF bersama Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul meninjau lokasi usulan kegiatan BISA. Kabupaten Gunungkidul mengusulkan 3 lokasi yaitu, Watu Payung Hutan Turunan, Gunung Gentong, dan Gunung Ireng.
