Distribusi bantuan tahap pertama dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk tenaga kerja usaha pariwisata, desa wisata dan sektor informal lainnya yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul telah mulai disalurkan dibawah koordinasi pihak Polres dan Polsek pada bulan April-Mei lalu. Bantuan yang disalurkan tersebut berupa paket sembako senilai 300 ribu rupiah.

Menurut informasi dari Dispar DIY proses penyaluran bantuan Kemenpar untuk Kabupaten Gunungkidul ini akan dilakukan dalam 2 tahap. Pada tahap pertama, bantuan yang sudah didistribusikan mencapai 2.782 paket sembako. Sementara data usulan jumlah peserta terdaftar penerima bantuan yang sudah dikirim oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul ke Dispar DIY sebanyak total 4.383 penerima.

Meskipun waktu proses penyaluran bantuan sempat mengalami sedikit kelambatan hal ini disebabkan karna adanya proses verifikasi dan validasi data oleh Pemerintah Daerah harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian semata-mata dilakukan agar bantuan nantinya tepat sasaran diberikan kepada pelaku usaha jasa wisata yang secara ekonomi rentan dan belum mendapatkan bantuan dari manapun sehingga penyaluran bantuan tersebut tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Pemerintah daerah berharap melalui program bantuan Kemenpar bagi pelaku usaha jasa pariwisata ini dapat meringankan beban ekonomi dan memberikan sedikit manfaat ditengah gejolak pandemi Covid-19 yang sampai saat ini terlihat belum ada tanda-tanda akan berakhir.



18-06-2020 Dibaca 59 Kali