Penutupan destinasi wisata di kabupaten Gunungkidul sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19 dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha wisata, salah satunya adalah kuliner di obyek wisata pantai.     

                Dalam monitoring yang dilakukan Dinas Pariwisata pada tanggl 23 April 2020 ditemui sejumlah rumah makan yang tutup.  Menyikapi hal ini para pengusaha rumah makan di sekitar pantai menjajakan dagangannya melalui media online/media sosial maupun whatsApp.                 Salah satu pemilik usaha kuliner di pantai Baron,  Suti, mengungkapkan bahwa dirinya siap melakukan upaya – upaya antisipasi sebagai dampak ditutupnya obyek wisata pantai. Bersama beberapa karyawannya tetap membuat menu masakan sea food, hanya saja tidak diajajakn di warung melainkan dengan delivery order.



29-04-2020 Dibaca 707 Kali