Pada hari Senin, 16 Maret 2020 seluruh karyawan Dispar melaksanakan apel rutin di halaman kantor Dinas Pariwisata Gunungkidul . Apel dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata ( Dispar ) Gunungkidul Ir. Asti Wijayanti, MA.  Dalam amanatnya Kadispar menyampaikan lima pokok hasil dari tindak lanjut penanggulangan virus COVID19 dalam rapat terbatas Minggu (15/03/2020), Imbauan Utama Gubernur DIY soal Covid19 yakni :

  • Jumlah Pasien Terindikasi

Berdasarkan data Rumah Sakit Rujukan COVID 19 di DIY per Minggu (15/3/2020) pukul 11.30 WIB, jumlah pasien terindikasi korona yang sudah diperiksa ada 17 orang. Dari jumlah tersebut, 12orang dinyatakan positif, 1 orang dinyatakan positif, dan 4 orang lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium pusat.

  • Tindak Lanjut Penanggulangan Pasien

Pasien yang dinyatakan positif atau Pasien Dalam Pangawasan ( PDP ), akan ditindaklanjuti dan dibiayai oleh pusat. Pasien yang dinyatakan negatif atau Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) akan ditindaklanjuti dan dibiayai oleh Pemerintah Daerah ( Pemda )

  • Sterilisasi Wilayah

Mempertimbangkan referensi dari ahli mikrobiologi dan juga perkembangan situasi terkini yang terjadi di RS rujukan DIY, status DIY belum dapat dinyatakan sebagai daerah dengan Kejadian Luar Biasa ( KLB ). Demikian halnya pemberlakuan skema locked down untuk DIY, masih belum dapat dilakukan. Ketentuan ini bersifat dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi. Kegiatan pariwisata, kunjungan dan sejenisnya masih berjalan seperti biasa. Ketentuan ini juga bersifat dinamis dengan tetap melakukan observasi pada perkembangan situasi dan kondisi faktual. Tentunya dengan tetap mempertimbangkan sektor ekonomi karena sebagian lapisan masyarakat akan terdampak pada penurunan pendapatan.

  • Keberlanjutan Proses Belajar Mengajar

Bagi Sekolah yang sedang menjalani ujian diharapkan tetap melanjutkan ujian nasional di sekolah masing – masing sebagaimana adanya. Kemudian untuk sekolah atau universitas yang sedang tidak melaksanakan ujian masih perlu pembahasan lebih lanjut dan akan diputuskan pada Senin (16/3) siang.

  • Antisipasi dan kegiatan preventif

Seluruh Kabupaten dan Kota dihimbau untuk dapat menggerakkan masyarakat agar senantiasa hidup sehat dengan sering mencuci tangan dengan sabun atau tisue basah, sebab produk hand sanitizer hanya akan membunuh bakteri bukan virus. Pemda bersama masyarakat harus saling bahu – membahu untuk menyelamatkan dan menangani yang sakit. Masyarakat bukan hanya merupakan obyek, namun juga diharapkan bisa berperan sebagai subjek yang turut aktif mencegah penyebaran virus.

Ir. Asti Wijayanti, MA juga menghimbau kepada seluruh karyawan Dinas Pariwista Gunungkidul untuk selalu menjaga pola hidup sehat dengan sering – sering mencuci tangan minimal 5x sehari, sering cuci muka dan kumur – kumur, serta mengurani sentuhan fisik seperti berjabat tangan.   Tidak lupa beliau juga menyampaikan agar seluruh karyawan Dinas Pariwisata tetap menjalankan ketugasan seperti biasa tetapi harus meningkatkan kewaspadaan , tidak panik serta menjaga diri agar selalu bahagia agar penyakit tidak mudah masuk dalam tubuh.



16-03-2020 Dibaca 172 Kali