Pembinaan usaha ekonomi kreatif sub sektor kriya yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 Februari 2020. Pembinaan dibagi dalam dua sesi, sesi satu dilaksanakan pada tanggal  18 Februari 2020 yang disampaikan tentang pengertian dan teknik pembuatan ecoprint. Peserta diajak mengaplikasikan materi teori yang disampaikan untuk dipraktekan secara langsung.

 Ecoprint merupakan pembuatan pola dan pewarnaan menggunakan bahan alami dengan memanfaatkan klorofil ( zat hijau daun ). Daun yang digunakan bisa didapatkan dilingkungan tempat tinggal seperti daun jati, daun waru dan masih banyak jenis daun yang dapat digunakan. Pola pada kain yang dihasilkan nantinya akan mengikuti pola dan warna daun yang digunakan.

Sesi kedua , pada tanggal 19 Februari 2020 di sampaikan materi teori dan teknik pembuatan shibori. Shibori adalah sebuah kesenian di Jepang dalam hal pewarnaan kain. Teknik pewarnaan dilakukan dengan mencelupkan kain pada zat pewarna alami dan memberikan ‘perlindungan’ pada bagian kain tertentu yang tidak ingin diwarnai. Motif – motif yang dihasilkan nantinya tergantung dari lipatan kain yang di buat. Warna yang dihasilkan dapat dipilih sesuai dengan selera masing – masing.

 Hasil kain dari praktek pembuatan ecoprint dan shibori bisa dibawa pulang oleh peserta. Dengan adanya pembinaan ini diharapkan dapat memberikan ilmu pengetahuan baru tentang usaha kreatif yang dapat menghasilkan keuntungan materi. Serta usaha ini dapat diawali dengan modal kecil dan juga dapat dilakukan dirumah masing – masing.

 

 



21-02-2020 Dibaca 65 Kali