Wisata kuliner saat ini menjadi sebuah jenis wisata yang sangat banyak dampaknya bagi perkembangan sebuah daerah (Stowe & Johnston, 2010). Salah satu nilai pentingnya adalah menumbuh kembangkan potensi makanan asli daerah yang sepertinya sudah mulai tergeser oleh produk-produk asing ataupun berorentasi makanan asing. Sejak dicanangkan destinasi digital pada tahun 2018 oleh Kementrian Pariwisata, perkembangan wisata kuliner menjadi alternatif destinasi wisata. Wisata kuliner kini menjadi sangat menarik bahkan telah menjadi content utama destinasi digital. Gunungkidul menjadi destinasi wisata terkemuka di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki sumber daya alam dan budaya yang beragam. Di samping potensi objek wisata yang dimiliki, wisata kuliner menjadi alternatif dalam mengembangkan industri pariwisata. Selama ini menu khas Gunungkidul yang dikenal wisatawan adalah walang goreng, gathot dan thiwul. Padahal ada banyak jajajan pasar yang belum muncul ke permukaan dan menjadi tanggungjawab kita untuk melestarikan dan mempromosikan.

                Keanegaragaman Kuliner di Gunungkidul menyimpan potensi besar untuk dikembangkan dan dipromosikan. Kekayaan kuliner ini tentu harus dilestarikan dan dikemas menjadi daya tarik. Bukan saja mampu memberdayakan masyarakat tapi juga menjadi identitas dan kebanggaan Gunungkidul. Di setiap kecamatan di Gunungkidul, tentu memiliki kuliner yang khas, unik, menarik dan bercita rasa yang tidak dijumpai di kecamatan lain.

                Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan kegiatan yang meliputi Festival jajanan pasar dan Dolanan Anak. Hal ini dimaksudkan untuk menggali kuliner khas serta melestarikan dolanan anak di Gunungkidul. Kemajuan teknologi dan ketergantungan  anak – anak pada gadget dikhawatirkan menghilangkan mainan tradisional tempo dulu. Melalui Festival dolanan anak, diharapkan mainan tradisional akan muncul kembali dan tetap terjaga kelestariannya.Kegiatan yang diikuti perwakilan kecamatan di Kabupaten Gunungkidul ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2019 di Rest Area Bunder.Selain menyaksikan proses memasak aneka jajan pasar khas Gunungkidul dan dolanan anak  dari anak-anak Sekolah Dasar yang merupakan perwakilan kecamatan se Kabupaten Gunungkidul, juga akan disuguhkan berbagai atraksi,salah satunya Rinding Gumbeng.

 



21-10-2019 Dibaca 62 Kali