Rapat ini merupakan lanjutan dari rapat persiapan event yang pertama. Diselenggarakan di Pendopo Watu Payung, Selasa 15 Oktober 2019, rapat dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul beserta Kepala Bidang dan Kepala Seksi terkait, Sinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Camat Panggang, Kapolsek Panggang, BDH Panggang, Perangkat Desa Girisuko, Lembaga Padukuhan Turunan, dan Pokdarwis Geoforest Watu Payung.

Rapat membahas mengenai perkembangan persiapan event di Watu Payung pada tanggal 19 dan 20 Oktober 2019 mendatang. Terdapat sedikit perubahan jadwal kegiatan yakni Upacara Congkokan, yang semula pukul 13.30 maju ke sebelum dhuhur, dikarenakan pertimbangan dari sesepuh. Spanduk dan baliho terpasang di titik yang dirasa strategis dan sudah dicantumkan bahwa HTM free atau gratis tiket masuk selama kegiatan berlangsung.

Kepala Dinas Pariwisata menyebutkan bahwa satu-satunya Geopark berbasis hutan hanya ada di Watu Payung, maka perlu adanya kesadaran untuk melestarikan dan mengembangkan wisata di Geoforest tersebut. Selain daya Tarik alam, wisata budaya yang ada di sekitar obeyk tersebut dapat di hidupkan agar menjadi nilai lebih. Juga untuk instalasi Land Art dari kayu yang terpasang dapat menjadi daya tarik andalan di Geoforest Watu Payung.



16-10-2019 Dibaca 76 Kali