Willows in morning fog
Willows in morning fog

Perkembangan wisata di Gunungkidul yang pesat ternyata didukung berkembangnya usaha kuliner yang dilakukan oleh pihak swasta dan masyarakat. Pengembangan usaha ini juga disesuaikan dengan ketersediaan bahan maupun kekhasan masing-masing destinasi. Untuk daerah pantai, para pelaku usaha mengembangkan kuliner seafood, sedangkan untuk desa wisata menyesuaikan dengan kuliner khas desa masing-masing. Keberadaan makanan khas dapat juga  menjadi branding tiap destinasi. Misalnya Pantai Baron dikenal dengan sop kakap dan  Kampung mas dikenal melalui sajian ingkung.  Kekhasan kuliner ini ternyata juga mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan. 

Untuk lebih meningkatkan layanan pelaku wisata kuliner, Dinas Pariwisata GUnungkidul mengadakan kursus singkat kuliner bagi para pedagang baik di obyek wisata maupun desa wisata. Pelatihan dilaksanakan pada Hari Kamis, 12 September 2019 bertempat di Warung Simbok, Playen. Pelatihan diikuti 40 orang pedagang kuliner dengan materi kebijakan pariwisata dan kursus singkat memasak dengan narasumber dari ICA (Indonesian Cheff Association) untuk kuliner seafood dan menu desa wisata.

Pada Hari Sabtu 14 September 2019, peserta diajak untuk melihat pengembangan wisata di Temanggung dan praktek kuliner di Rumah Makan Jambu Kluthuk agar dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan wisata dan kuliner. Melalui pembinaan ini para pedagang bisa mengembangkan inovasi dan  kreatifitas menu agar tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan.



18-09-2019 Dibaca 44 Kali