Pemilihan Dimas Diajeng Gunungkidul merupakan ajang pencarian duta wisata untuk menjadi representasi pemuda-pemudi terbaik Gunungkidul. Dalam pemilihan Dimas Diajeng ini, terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang cukup menantang bagi para finalis, salah satunya adalah unjuk bakat.

Selain kepribadian yang menarik serta prestasi yang unggul, finalis Dimas Diajeng diharapkan memiliki bakat guna pengembangan potensi diri. Kegiatan Unjuk Bakat Finalis Dimas Diajeng Gunungkidul 2019 yang telah dilaksanakan pada Minggu pagi, 15 September 2019, menampilkan 10 (sepuluh) kelompok dengan ragam penampilan yang berbeda-beda mulai dari seni tari, seni musik, seni rupa, hingga penampilan sulap.

Melalui kegiatan unjuk bakat inilah para finalis dituntut untuk dapat menampilkan bakat yang mereka miliki dalam bentuk pertunjukan. Tahun 2019 ini menjadi tahun pertama finalis Dimas Diajeng Gunungkidul melakukan unjuk bakat di tempat umum, yakni di kompleks Pemda Gunungkidul. Tujuan unjuk bakat dilaksanakan di muka umum antara lain untuk mengasah mental para finalis agar memiliki keberanian menampilkan diri pada masyarakat luas serta untuk menghibur masyarakat Wonosari yang tengah menikmati Minggu pagi di Car Free Day. Namun tidak sekedar unjuk bakat, para finalis dengan jiwa sosialnya yang tinggi memanfaatkan kegiatan ini dengan melakukan penggalangan dana untuk siswa di salah satu sekolah menengah atas di Gunungkidul yang tengah menderita sakit kanker otak dan membutuhkan bantuan dana.

Tidak hanya dituntut untuk bisa memberikan hiburan yang mengasyikkan bagi masyarakat, finalis juga harus mampu memikat antusias para dewan juri. Sebanyak tiga kelompok penampilan terbaik akan ditampilkan kembali dalam acara Gala Dinner 27 September 2019 mendatang. Nantinya, akan dipilih Dimas dan Diajeng Berbakat berdasarkan penampilan pada unjuk bakat untuk selanjutnya akan diumumkan di malam puncak Penobatan Dimas Diajeng Gunungkidul 2019 yang akan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Siyono.

 

 



18-09-2019 Dibaca 99 Kali