Selasa, 14 Mei 2019 Dinas Pariwisata melalui Bidang Pemasaran dan Bina Usaha mengadakan monitoring dan evaluasi ( monev ) terhadap usaha – usaha Pariwisata di wilayah kecamatan Wonosari dan Playen. Monev dilakukan oleh karyawan Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) untuk mengunjungi tempat usaha – usaha pariwisata. Data ini nantinya akan menjadi referensi pelaksanaan kegiatan yang harus segera dilakukan untuk memajukan Pariwisata di Gunungkidul agar selaras antara perkembangan pariwisata dan stakeholder didalamnya.

Dalam Monev kali ini selain dilakukan pendataan bidang usaha sekaligus juga diperkenalkan Online Single Submission System (OSS) sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata RI No. 10 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Pariwisata. Pelaku Usaha Wisata di berikan arahan untuk mendaftarkan usaha mereka melalui OSS yang sudah terintregasi , pendaftaran ini berlaku untuk pengusaha yang belum mendaftarkan izin usahanya maupun yang sudah mendaftar tetapi belum mendaftar di sistem OSS. Tata cara dan langkah – langkah mengakses OSS dijelaskan langsung oleh petugas dari DPMPT.

Sasaran lokasi usaha wisata yang dikunjungi merupakan pelaku usaha yang belum mendaftarkan usaha nya ataupun yang sudah mendaftar tetapi belum masuk dalam sistem OSS. Dalam pelaksanaan monev hari pertama dilakukan kunjungan ke 12 tempat usaha pariwisata di wilayah kecamatan Wonosari dan Playen. Kedepan akan dilanjutkan kegiatan Monev yang menyasar kecamatan – kecamatan lain di Wilayah Gunungkidul, seperti Kecamatan Tanjungsari, Panggang, Paliyan, Karangmojo, Tepus dll.

Monev ini bertujuan untuk silaturahmi sekaligus memotret kondisi riil usaha pariwisata yang ada di wilayah Wonosari & Playen. Dalam monev ini diharapkan akan diperoleh informasi tentang perkembangan usaha dan kendala yang dihadapi termasuk kendala setelah memperoleh Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).



15-05-2019 Dibaca 249 Kali