Pelaksanaan apel senin pagi 29 April 2019 Dinas Pariwisata Gunungkidul diikuti oleh 105 karyawan yang meliputi ASN, THL dan PKL yang bertugas dikantor maupun di Lapangan. Bertugas sebagai pemimpin apel yaitu Kasubag Perencanaan Supriyanta, S.Sos, MM dan sebagai pembina apel Kepala Dinas Pariwisata Ir. Asti Wijayanti, MA.

Bertepatan dengan hari otonomi daerah yang jatuh pada tanggal 25 April 2019, maka pada apel kali ini dibacakan edaran amanat dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.Tema dari Amanat Hari Otonomi Daerah ke XXIII yang dibacakan oleh pembina apel yaitu “ Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif”. Tema ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada Pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemanidirian, kemajuan, dan kesejahteraan daerah. Pelaksanaan otonomi daerah bermuara pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat. Disamping itu diharapkan daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan serta potensi keanekaragaman daerah.

Dalam amanat menteri juga disampaikan setidaknya ada tiga hal prinsip yang berubah secara drastis setelah diberlakukannya kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah.

  1. Otonomi daerah secara nyata telah mendorong budaya demokrasi ditengah – tengah kehidupan masyarakat. Otonomi daerah juga telah mampu memberikan nuansa baru dalam sistem pemerintahan daerah, dari sentralistik birokratis ke arah desentralistik partisipatoris, dengan tetap dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Otonomi daerah telah menumbuhkembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan pikiran secara terbuka bagi seluruh masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif untuk turut serta membangun daerahnya.
  3. Dengan desentralisasi yang telah berjalan selama ini, maka berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat, tidak lagi harus melalui proses panjang dan berbelit – belit, tetapi menjadi sangan efisien dan responsif. Melalui kebijakan desentralisasi, pemerintahan daerah telah diberikan kewenangan yang lebih luas dalam mengelola dan menggarap potensi ekonomi yang ada di daerah. Dengan demikian, maka berbagai aktivitas ekonomi di daerah dapat bertumbuh dengan pesat.

Selain pembacaan amanat dari Menteri Dalam Negeri, pembina apel juga mengingatkan tentang ketugasan masing – masing bidang dalam satu bulan kedepan. Ketugasan yang harus segera dilaksanakan dan belemu terlaksana agar segera bisa untuk dimaksimalkan.

 



29-04-2019 Dibaca 240 Kali