Pada tanggal 29 Januari 2019 Dinas Pariwisata Gunungkidul diundang oleh Desa Kedung Poh Kecamatan Nglipar untuk meninjau potensi wisata yang mereka miliki. Bermula dari keinginan mengembangkan kawasan desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat sebagaimana wilayah yang sudah berkembang potensi wisata nya seperti di daerah pantai selatan Gunungkidul. “Kami ingin seperti daerah pantai selatan Gunungkidul, yang ramai dikunjungi wisatawan. Serta didukung oleh daerah Kedung Poh merupakan jalur untuk menuju obyek wisata embung Batara Sriten, jangan sampai kami hanya menjadi penonton tapi ingin menjadi pelaku.” Ungkap Kepala Desa Kedungpoh Nglipar. Keinginan dan usaha mengembangkan potensi wisata yang mereka miliki terus dilakukan serta meminta pembinaan dan masukan dari Dinas Pariwisata.

Saat ini Desa Kedungpoh sudah memiliki daya tarik wisata berupa desa wisata Klayar , atraksi wisata yang mereka miliki meliputi naik kano, perahu, dan wisata kuliner. Wilayah ini dilalui oleh anak sungai Oyo atau yang lebih dikenal dengan sungai klayar yang jernih dan sepanjang wilayah desa masih asri dan hijau.  Pengunjung desa wisata klayar juga dapat menikmati keindahan alam dan kuliner bersama keluarga  di pinggiran sungai oyo. Potensi lain yang dapat dikembangkan adalah adanya pengrajin parutan kelapa, membuat irus dan centong, produksi minyak kelapa serta peternak madu. Apabila potensi ini dapat dikemas dengan baik akan menjadi potensi wisata yang layak untuk dinikmati wisatawan yang ingin merasakan kehidupan di desa serta  merasakan langsung budayanya.

Pesan dari Kabid Pemasaran Yuni Hartini, S.P, M.Si didampingi oleh Kasi Promosi Purnomo Sumardamto, S. Hut, MA, M.Eng untuk merintis desa wisata perlu di persiapkan dengan baik dan matang. Hal - hal yang perlu diperhatikan untuk membentuk kawasan desa menjadi desa wisata adalah

  • Something to do ( apa yang akan dilakukan wisatawan nantinya di desa wisata )
  • Something to see ( apa yang bisa dilihat dan dinikmati)
  • Something to buy ( apa yang bisa dibeli untuk dijadikan oleh – oleh khas )
  • Something to eat ( makanan apa yang bisa dinikmati wisatawan )
  • Something to remember ( buatlah kesan yang baik dan indah ketika wisatawan berkunjung sehingga terus diingat dan ingin kembali).

Hal – hal yang disampaikan ini diharapkan akan menjadi  motivasi dan masukan terhadap perangkat desan serta karangtaruna untuk mengembangkan kawasan mereka menjadi desa wisata unggulan yang layak untuk dikunjungi.



30-01-2019 Dibaca 991 Kali